Ngoding Ngoding Ngoding Blogging

MANAJEMEN PROSES (STUDI KASUS 5.A)

MANAJEMEN PROSES UNIX SVR4
Pada UNIX sistem V menggunakan fasilitas yang sederhana namun sangat kuat dan visible bagi user. UNIX melakukan eksekusi dalam lingkungan proses user, dan diperlukan dua mode yaitu mode kernel dan mode user.
Proses sistem beroperasi pada mode kernel dan mengeksekusi kode sistem operasi dalam melakukan fungsi-fungsi administratif dan rumah tangganya, seperti alokasi memori dan proses swapping.
Proses user berjalan di dalam mode user untuk mengeksekusi  program-programuser dan utilitas dan beroperasi pada mode kernel untuk mengeksekusi instruksi-instruksi pada kernel.
Keadaan proses pada sistem UNIX memiliki sembilan keadaan yaitu :
  1. User running : pengeksekusian dalam mode user
  2. Kernel running :pengekseskusian di dalam mode kernel
  3. Ready to run : siap untuk berjalan setelah dijadwalkan oleh kernel.
  4. A sleep in memori : tidak dapat melakukan eksekusi sampai terjadi suatu event.
  5. Ready to run : proses telah siap untuk berjalan.
  6. Sleeping, swapped : proses sedang menunggu event dan telah di swap ke penyimpanan sekunder.
  7. Preemted : proses kembali dari mode kernel ke mode user.
  8. Created : proses baru saja dibuat dan belum siap untuk dijalankan.
  9. Zombie : proses sudah tidak ada lagi, namun proses itu meninggalkan catatan ke induk prosesnya.
Ilustrasi dari keadaan proses di UNIX 
 Diaram Transisi Keadaan Proses di UNIX

LINUX (STUDI KASUS 4.E)

Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai hobi oleh pelajar universitas Finland Linus Torvalds yang belajar di Universitas Helsinki, untuk membuat kernel Minix yang bebas dan dapat sunting. (Minix adalah projek pelajaran menyerupai UNIX direka untuk mudah dan bukannya untuk kegunaan perniagaan.) Versi 0.01 dikeluarkan ke Internet pada September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991.
Sejarah sistem pengoperasian berdasarkan Linux berkaitan arat dengan projek GNU, projek program bebas terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Projek GNU bermula pada 1983 untuk membuat sistem pengoperasian seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembangunan dan seterusnya — dikarang sepenuhnya dengan Program Bebas. Pada 1991, apabila versi pertama kerangka Linux ditulis, projek GNU project telah menghasilkan hampir kesemua komponen sistem ini — kecuali kernel. Torvalds dan pembangun kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem Pengoperasian yang cukup berfungsi. Oleh itu, Linux melengkapkan ruang terakhir dalam rancangan GNU.
Distribusi Linux
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Aplikasi Under Linux
Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.
Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.
Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.

UNIX (STUDI KASUS 4.D)

Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh AT&T Bell Labs pada tahun 1960 dan 1970-an. UNIX didesain sebagai sistem operasi yang portable, multitasking dan multiuser.
Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server atau workstation. Arsitektur Unix dan model client/server merupakan elemen yang paling penting dalam perkembangan internet dan mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan dari pada proses tunggal di komputer. Linux, merupakan sistem operasi yang diadopsi dari Unix dan tersedia secara bebas mendapat popularitas sebagai alternatif dari sistem operasi proprietary seperti Microsoft Windows
PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI UNIX