Ngoding Ngoding Ngoding Blogging

Tampilkan postingan dengan label REPORTASE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REPORTASE. Tampilkan semua postingan

KISAH INSPIRATIF : CERITA SANG MUALAF


Saya tahu dia dari teman saya di asrama.  Katanya, dia pindah agama dari Kristen menjadi Islam. Dan yang membuat saya ingin menceritakan kisah hidupnya adalah karena sebab dia menjadi muslim. Namanya Vincentius Yogo Pratisto, lahir Di kota Batu, Malang 21 Februari 19 tahun silam. Dia mahasiswa Teknik Perkapalan ITS angkatan 2009. Sebenarnya keluarganya sebagian besar memeluk agama Islam, namun karena ia sejak kecil di asuh oleh kakeknya yang beragama Kristen, mau tak mau ia juga mengikuti agama kakeknya tersebut.
Lalu apa yang membuatnya berpindah haluan dari Kristen ke Islam?
Nah, cerita ini baru akan dimulai.
Alasan mengapa ia pindah agama karena ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW. Hloh, bukannya dia Kristen? Lantas tahu dari mana kalau ia bermimpi bertemu baginda Rasulullah. Awalnya ia memang merasa bingung. Namun, karena jiwa ingin tahunya sangat besar, maka ia berusaha mencari tahu dengan ikut kajian-kajian di ex SMAnya (SMA Negeri Gresik). Dan akhirnya ia tahu.
Malam tanggal 29 Mei pukul 20.30, ia mengucapkan syahadat untuk pertamakalinya sebagai tanda ikrarnya menjadi seorang muslim abadi. Kemudian ia sholat untuk yang pertama kalinya juga malam itu. Sungguh pemandangan  yang indah bukan?
29 Mei 2010 jam setengah 9 malam aku mengucapkan kalimat syahadat dan sholat bersama. Indah sekali malam itu, hatiku tentram. Seperti menemukan sesuatu yang telah lama hilang. ya.. itulah keyakinanku yang telah lama hilang. Islam sudah di hatiku sejak kecil. aku lahir di dunia fana ini, kali pertama yang ku dengar adalah suara adzan dari kakekku. Islam telah mendarah daging di tubuhku sejak lama. Cintalah yang membuat aku masuk Islam” begitu tuturnya yang saya ambil dalam blognya.
Mas Yogo ini, setelah masuk Islam berganti nama menjadi M. Ainur Rofiqi.
Ada hal yang menarik lagi. Seperti kita pada saat kita kecil, hal kecil pertama yang kita lakukan adalah belajar wudhu bukan? Nah, mas Yogo pun begitu. Bedanya, kita belajar dari ayah ibu kita, tapi dia, dia belajar secara online lewat mimpinya yang bertahap datang. Mulai dari cara berwudhu, sholat, dan ilmu fikih islam yang lainnya juga ia pelajari lewat mimpinya.
Subhanallah.
Memang, jika tiba masanya Allah pasti akan membukakan jalan-Nya untuk orang yang ia pilih.
Beruntunglah kita yang lahir dalam keadaan muslim sehingga kita tidak perlu mencari kebenaran abadi bernama Islam itu.
Alhamdulillah... Alhamdulillah.. Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. bersyukurlah kawan.
Berikut kontak dari Mas Yogo
Facebook            : http://www.facebook.com/M.Ainur.Rofiqi
Blog                     : cerita-pemimpi.blogspot.com      


TENANG, DEMAM PANGGUNG ITU WAJAR KOK.....



Teknik presentasi yang baik
by : Bapak N. Holil

Pada hari Jum'at 9 Desember 2011, di dalam rang pertemuan jurusan Sistem Informasi ITS, ada yang berisik. Mengapa? Konon ceritanya, sedang ada kuliah pengganti Keterampilan Interpersonal dari pak Holil untuk mahasiswa kelas A.
Apa yang sedang dibicarakan?
Rupa-rupanya Pak Holil tengah membocorkan tentang teknik presentasi yang baik. Menurut beliau, hal pertama yang harus dilakukan agar presentasi kita sukses adalah mengatasi penyakit "demam panggung"

Demam panggung, adalah hal umum yang sering datang di saat yang tidak tepat, saat kita tengah berada di depan umum dan sedang menjadi pusat perhatian banyak orang.
Adapun gejala demam pggung dibedakan menjadi 2 macam :
Gejala fisiologis :
Berkeringat, perut mulas,
Detak jntung smakin cpt
Ketegangan otot, serta
Gemetar pda kaki



Gejala psikologis :
Tidak fokus
Gugup
Kurang percaya diri
Lupa materi

Dan akibat dari demam panggung sendiri juga dibedakan menjadi 2 :

Akibat jangka pendek
tidak dapat dikendalikannya situasi presentasi
 
Akibat jangka panjang
Rendah diri, meremehkan diri sndiri, mnganggap diri tidak menarik, self image negatif --> kecemasan sosial atau fobia sosial (dimana individu memiliki kecenderungan
menghindar.


Nah, nggak mungkin jika kita membahas masalah namun tidak ada solusinya.
Berikut ini adalah tips dan trik cara mengatasi demam panggung:
1. atur nafas, smpai merasa tenang (buat jeda beberapa saat)
2. tatap mata pendengar 
    kontak mata pembicara adalah vital untuk mengetahui    orang2 pada ngantuk, 
    bosan, tidak paham atau tidak tertarik serta untuk mempertahankan minat 
    pendengar
3. senyum = manfaat senyum adalah megendorkan ketegangan.
4. berusahalah sewajar mungkin, (berhentilah mencemaskan diri sendiri) (cara :dengan 5. latihan bicara di depan kamera, sehingga pembicara dapat melihat diri sendiri atau
    bicara di depan teman-teman)
6. hindari membuat jarak
7. sadari kecenderungan untuk jdi pusat perhatian

Nice quotes from pak Holil : kecemasan tidak selalu negatif. GROGI ITU PERLU!!!!!!!!!!!

Jadi, tidak masalah jika kita grogi pada saat presentasi atau berbicara di depan orang banyak karena itu adalah hal wajar yang sering terjadi pada kebanyakan orang.
Kita hanya dituntut berusaha untuk meminimalisir dampak buruknya saja kok. TETAP SEMANGAT KAWAN

BERBICARA DI DEPAN UMUM BERSAMA MBAK ULIN DAN MAS DISTA


COMMUNICATION IS EVERYTHING

By        : Mas Dista dan Mbak Ulin dari Colours Radio Surabaya
Topik   : Communication Skill for Public Speaking

Dewasa ini, semua orang dituntut untuk bisa berbicara di depan umum. Entah itu anak SD, SMP, hingga Kuliah. Mereka diajari cara menghilangkan rasa gugup ketika berada di depan orang banyak, cara menarik perhatian pendengar agar tetap fokus pada apa yang kita bicarakan, hingga menanggapi segala pertanyaan dari si pendengar.
Semua orang punya bakat bicara, kecuali orang yang diberi anugerah tidak bisa bicara. Tinggal bagaimana cara kita untuk mengembangkan bakat berbicara kita tersebut.
Nah, melihat fakta di lapangan, bahwa tak sedikit orang yang sebenarnya punya bakat luar biasa untuk berbicara di depan umum namun mereka merasa banyak kendala dalam diri mereka, maka pada hari Jumat, 16 Desember 2011 Pak Kholil selaku dosen Keterampilan Interpersonal jurusan Sistem Informasi ITS mengundang dua orang public speaker luar biasa untuk berbagi tips dengan mahasiswa kelas A dan B seputar berbicara di depan umum.
Yang pertama menyampaikan materi adalah Mas Dista. Ia mengatakan communication is everything. Kenapa? Karena lewat komunikasi kita dapat menginformasikan sesuatu kepada orang lain. lewat komunikasi kita dapat memberitahu orang lain apa yang ada dalam benak pikiran kita. Dengan komunikasi tidak boleh ada salah persepsi antara pemberi informasi dengan penerima info, serta dalam komunikasi kita harus mengerti apa yang diinformasikan.
Komunikasi dibagi menjadi dua macam, yaitu komunikasi dengan diri sendiri (personal) dan komunikasi dengan orang lain (intra personal). Contoh komunikasi pada diri sendiri misalnya merenung.
Faktor-Faktor dalam komunikasi itu setidaknya dapat dibagi menjadi lima, yaitu : komunikator atau si penyampai pesan, komunikan yaitu si penerima informasi, message atau pesan yang disampaikan, media, dan feedback atau respon. Respon di sini dapat dibedakan menjadi 2 juga yaitu respon langsung (direct) atau respon tidak langsung (delay).
Selanjutnya, mbak Ulin menjabarkan tentang seni berkomunikasi. Adapun seni dalam berkomunikasi yang ia jelaskan yaitu : dalam berkomunikasi kita harus bisa menyampaikan informasi dengan nyaman serta tidak membosankan. Karena bisa jadi komunikasi di situ menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi kita. Adapun cara agar kita tidak membosankan antara lain, menjadikan sisi positif kita makin menarik dan menjauhkan sisi negative kita menjadi sebuah cela.
Mbak ulin juga berkata di tengah-tengah penjelasannya, bahwa : “Berkomunikasilah yang baik dengan orang lain pada saat di depan umum dan menjadi center of attention”.
Dalam penjelasannya juga, dijelaskan beberapa kendala dalam berbicara di depan umum, yaitu kurang paham dengan apa yang ingin disampaikan. Ke dua, mereka sudah memahami, namuntidak mampu menyampaikannya kepada orang lain, dan yang ke tiga adalah kurangnya pengendalian diri.
Menarik,bukan?
Yang terakhir mereka sampaikan adalah, berkomunikasi (berbicaralah ) secara natural, natural di sini maksudnya adalah tidak berlebihan, cukup jadi diri sendiri. Kemudian berbicaralah yang wajar, artinya tahu tempat dan dengan siapa kita bicara.

SOLO TRIP : KAMPUNG BATIK LAWEYAN



LAWEYAN, merupakan salah satu daerah sentra batik terkenal di kota Solo. Konon katanya kampung batik laweyan ini sudah ada sejak jaman kerajaan Pajang tahun 1546 M. Di dalam kampung Batik tersebut, terdapat ratusan pengrajin Batik yang menjual berbagai motif dengan beragam variasi harga. Selain batik, Kampung Batik Laweyan juga menyimpan kekayaan arsitektur Jawa kuno. 

Lokasi : Kampung batik ini terletak di Jl. Sidoluhur ( Sepanjang jalan )  di wilayah Desa Laweyan, Kecamatan Lawiyan,  Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Di sinilah tempat berdirinya Syarekat Dagang Islam, asosiasi dagang pertama yang didirikan oleh para produsen dan pedagang batik pribumi, pada tahun 1912.
HTM :
Untuk memasuki kampung batik Laweyan ini kita tidak perlu mengeluarkan kocek sedikitpun alias GRATIS.
Fasilitas :

Fasilitas yang disediakan antara lain : langgar (masjid), pusat pelayanan dan pelatihan batik Laweyan, pusat pelatihan budaya Jawa di bidang Tari dan bahasa, pasar tradisional, makam bersejarah, hotel Melati, Restoran, gedung pertemuan dan lain-lain.
Di kampung batik Laweyan juga menyediakan fasilitas Tur de Laweyan, yaitu keliling Kampung Batik Laweyan dengan menggunakan becak, serta berbelanja dan melihat pembuatan batik selama kurang lebih 3 jam dengan biaya penambahan ongkos becak. 
Jika anda mengunjungi Kampung Batik ini sebaiknya anda berjalan kaki. Sebab anda bisa  menikmati indahnya lorong-lorong di sepanjang gang di kampung Batik Laweyan ini. Anda seolah-olah akan dibawa ke masa lalu dengan persembahan arsitektur kunonya.

Memunculkan Minat Menulis dalam Acara PKTI Jurusan SI ITS

Pada hari Sabtu-Minggu, 19-20 November 2011, ada yang seru di Jurusan Sistem Informasi ITS, Surabaya. Apa itu?
Di jurusan Sistem Informasi ITS sedang diselenggarakan acara Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI). Di ITS memang bidang keilmiahan sangat ditonjolkan. Jadi, tidak salah jika ITS sering mewajibkan setiap mahasiswa untuk bisa menulis ilmiah. Salah satu acara yang wajib diselenggarakan di setiap Jurusan di ITS adalah PKTI tersebut. Oleh karenanya, diadakan acara tersebut di jurusan SI ITS pada hari tersebut.
Dalam Acara ini, banyak sekali pembicara-pembicara hebat yang dihadirkan, diantaranya adalah Mas Achmad Ferdiansyah, Mbak Cihe Aprilia Bintang, Mbak Luthfiah, Bapak Widya Utama, dan masih banyak lagi.
Berikut beberapa hal yang diulas dalam acara tersebut.

Pertama adalah, bagaimana cara untuk mulai menulis.
Menulis itu harus dimulai dari hal-hal yang kecil, baru kemudian bisa menulis hal-hal yang besar. Menulis juga harus dilatih terus-menerus karena kemampuan menulis akan muncul jika terus menerus diasah dan karena ide besar tidak langsung muncul tiba-tiba. Hal penting yang lain adalah tanamkan mindset bahwa kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Oleh sebab itu, teruslah mencoba walaupun kalian pernah mengalami kegagalan.

Kedua, yang membuat penulis selalu gagal.
Apa saja itu? pertama karena tidak sabar. Tidak sabar disini maksudnya adalah ingin langsung menulis spektakuler. kedua,adalah anggapan bahwa kegagalan adalah akhir dari segala-galanya. Inilah yang membuat penulis menjadi malas untuk menulis lagi jika mereka gagal. ketiga adalah tidak adanya motivasi, sebab mereka menganggap menulis itu tidak bermanfaat.

Hal lain yang saya dapatkan dalam acara ini adalah tips-tips menulis dengan baik.
Bagaimanakah itu?
Begini, mulailah dengan memperhatikan kejadian-kejadian di sekitar kita, kemudian eksplorasi pikiRan dan imajinasi, karena banyak peristiwa besar bermula dari hal-hal yang kecil. elanjutnya mulailah bergaul dengan orang-orang di berbagai bidang dan perbanyaklah mendengar daripada berkomentar. Selain itu mulailah membuat catatan harian dengan metode catat-rangkum-tulis. Yang terakhir yang paling penting adalah mulailah menulis dari SEKARANG! Jangan hiraukan apa yang kalian tulis itu penting atau tidak, yang penting tulis saja.
Menjadi penulis memang tidak mudah, namun selagi kita mau kita bisa melatih keterampilan menulis kita. Hanya butuh niat dan kesungguhan saja serta berpikirlah bahwa menulis itu sangat bermanfaat. Buat sesuatu yang berbeda, karena pada dasarnya orang itu suka dengan hal-hal yang beda.
Tetap semangat kawan...

ISE 2011 : 1111 Tweet Pecahkan Rekor MURI

"REKOR MURI : update status twitter sebanyak 1111akun @ISExpo2011 #ISE #SistemInformasi-ITS" 

Itulah format tweet'nya.
Pada hari Sabtu 12/11/2011, adalah hari bersejarah bagi Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Bagaimana tidak, hari tersebut merupakan puncak acara dies natalis Sistem Informasi ITS. 
Sebelumnya telah ada rangkaian acara yang diselenggarakan di acara tersebut diantaranya :
  1. Visit JSI dan lomba band SMA, ditujukan buat adek-adek kita yang masih di usia sekolah yang pengen tahu apa sih SI itu dan yang ingin tampil di ISE Tonight.
  2. Seminar SAP, ditujukan bagi mahasiswa.
  3. ISE Tonight, berupa acara festival band dan nonton Ten 2 Five bareng-bareng.
  4. Pemecahan Rekor Muri, berupa  update status twitter dengan menggunakan 1111 akun.
Dalam acara inilah Jurusan Sistem Informasi ITS bisa memecahkan rekor muri.

Resep Menulis : "JANGAN MENYIKSA PEMBACA"


Jumat 21 Oktober 2011, ada yang beda di mata kuliah Keterampilan Interpersonal Sistem Informasi ITS 2011. Pada hari tersebut diadakan kuliah tamu dari beliau Bapak Rudi Santosao. Beliau berasal dari Kediri dan berprofesi sebagai seorang dosen STIKOM Surabaya. Beliau menjelaskan banyak hal mengenai pentingnya menulis. Bagaimana cara menulis yang benar dan bagaimana memulai menulis.
Berikut review materi yang beliau utarakan :
Cara menulis populer:
          Sederhana
a.    Gunakan paragraf yang sederhana.
b.    Gunakan kalimat baku, dengan maksimal 15 kata per kalimatnya.
c.    Gunakan rumus sederhana SPOK.
d.    Gunakan struktur : (a) problem-solusi, atau (b)sebab-akibat. 
 Orientasi Pada Pembaca
a.    Berempati, artinya tahu pembaca.
b.    Tulisan harus mudah dipahami.
c.    Jangan “menyiksa” pembaca.
d.    Pahami bahwa pembaca sangat beragam.
e.    Bereksperimen kecil
Hindari Istilah Asing
a.    Gunakan istilah yang populer.
b.    Reliabel dan rasional.
·         Jangan bersembunyi dibalik istilah asing untuk menutupi kekurangan kita.
·         Menggunakan banyak istilah asing akan “menyiksa” pembaca.
Sekali lagi ingat, jangan siksa pembaca dengan menambah istilah-istilah asing yang sulit dipahami. Tulisan asing boleh saja ditambahkan asalkan istilah itu sudah benar-benar populer. 
           Hindari Jargon, Singkatan dan Akronim
a.    Penggunaan yang berlebihan dapat mengganggu proses komunikasi.
b.    Jargon bisa digunakan untuk “persembunyian” kejahatan.
Gunakan Detail yang Relevan
a.    Rinci dan Detail
b.    Tetap menggunakan bahasa yang mudah dimengerti
c.   Tulis hal-hal yang masuk akal.
Gunakan Analogi yang Sederhana
Jangan menggunakan angka-angka yang rumit dalam tulisan anda. Hal tersebut akan membuat pembaca makin tersiksa.
Selain mengulas segala pernak-pernik tulis-menulis, beliau Bapak Rudi juga berbagi tips-tips menulis opini kepada seluruh mahasiswa.
Berikut ulasannya :
Tips-Tips Menulis Opini
a.    Membuat kerangka tulisan terlebih dahulu.
b.    Mengenali gaya selingkung media massa yang dituju.
c.    Buat judul yang agitatif (mempengaruhi) ke hal-hal yang positif.
d.    Sertakan data sederhana sebagai pendukung tulisan.
e.    Masukkan kutipan dari beberapa tokoh yang menulis hal serupa di hari sebelumnya.
f.    Beri data anda yang sedikit menjual.
Menulis bukanlah hal yang sulit, asalkan kita mau terus mencoba kita pasti menjadi penulis yang hebat. Yang perlu ditanamkan dalam pikiran kita adalah MENULIS BUKANLAH BAKAT, MENULIS BISA DILATIH. Tetap semangat!